Monday, February 25, 2013

MUSLIM PADAT KARYA

Tags

Sahabat, apakah sebenarnya muslim padat karya itu? Muslim padat karya adalah manusia yang mampu mengoptimalkan waktu untuk menghasilkan karya secara maksimal. Mengeskplorasi dan mengembangkan daya pikirnya untuk menghadirkan kemanfaatan. Sehingga secara rutin dan pasti karya-karyanya tersebut hadir untuk memberikan keunggulan. Dan tentu saja, karya-karyanya tersebut menyumbangkan pahala yang terus menerus mengalir tanpa henti. Bahkan di saat pekat gelap menyerangnya di liang lahat. Dialah muslim padat karya, sahabatku fillah.Dialah yang kata Muhammad Iqbal dalam Ziarah Abadi sebagai orang yang 'menyisipkan diri ke kancah zaman'.

Membangkitkan Semangat Muslim Untuk Terus Berkarya

Bagi tiap muslim, karya tak boleh berjeda. Karena,"Sesungguhnya siang dan malam berkarya dalam dirimu. Maka berkaryalah". pesan Umar bin Abdul Aziz suatu ketika. Maka tak ada lagi alasan dan rasa malas. Kalaupun ia hadir dna memaksa, hempaskan saja ! Kalaupun ia datang walau hanya menyapa saja, biarkan ia berlalu. karena banyak yang telah bersedia hati menunggu karya-karya kita.

Sahabat, mungkin udah sering evi mengucapkan status FB yaitu: "waktu adalah pedang". Kata ini ga bosan-bosannya evi ingat selalu. Karena ungkapan bijak tersebut mengandung manfaat yang luar biasa. Sahabat, Kita tahu pedang kan, kalau kita tidak tahu bagaimana cara memakainya maka kita akan terbunuh oleh pedang itu sendiri, kalau kita tidak dapat mematahkannya maka ia yang justru akan memenggal kita. Oleh sebab itu marilah kita manfaatkan waktu itu dengan sebaik-baiknya dan tidak menyia-nyiakan karena akan menimbulkan kerugian.

Memelihara dan menjaga waktu bukan berarti kita harus mengisi semua dengan pekerjaan dan aktivitas, tidak semua waktu dalam hidup ini adalah kerja keras yang terus-menerus tiada henti dan tiada waktu istirahat dan bahwa kita harus bermuka tegang, tidak ada tertawa ataupun muka ceria, namun disini bermaksud bahwa waktu-waktu luang dan istirahat jangan sampai merampas dan mengalahkan waktu untuk bekerja, beramal, dan berkarya.

Ingatkah kita akan hadis Rasulullah berikut ini :

"Barang siapa yang hari ini lebih baik dibandingkan yang terdahulu, maka dia termasuk orang yang sukses. Barang siapa yang hari ini sama seperti yang terdahulu, maka dia termasuk orang yang tertipu. Barang siapa yang hari ini lebih buruk dibandingkan yang terdahulu, maka dia termausk orang-orang yang merugi dihadapan Allah swt"

Jadi, sahabatku fillah orang sukses adalah today is better than yesterday. Hari ini harus lebih baik dibandingkan dengan yang terdahulu dan tentu saja sahabatku,tomorrow will be better than today, hari esok akan lebih baik dibandingkan hari ini. So, masih kah kita bermalas-malasan sahabatku fillah. Teruslah melangkah, teruslah semangat berkarya. Dalm kondisi bagaimanapun, kita harus senantiasa memberikan yang terbaik untuk umat. Senantiasa menyalakan semangat, dan membuktikan pada semesta bahwa Islam adalah rahmat.

Berkarya tidak harus menulis, tapi bagaimana membuat sebuah tulisan di jiwa, hati dan pikiran kita untuk berdakwah sehingga melahirkan terus dan terus kader-kader dakwah. Membentuk sosok-sosok idaman umat yang baru. Membentuk manusia-manusia perubah baru. Memang semua itu membutuhkan waktu yang lama. Tapi inilah sebuah proses sahabat. Karena tiada ssesutu yang instan jika ingin menghasilkan sesuatu yang berkualitas. Justru yang instan-instan itu kurang bagus dan kurang berkualitas. Marilah kita membentuk jundi-jundi baru ^_^.

Ingat sahabat : "Succes is not destination, but it is a journey. Sukses bukan tujuan tapi sukses adalah perjalanan. Perjalanan menuju tahap yang berikutnya"
Satu hal yang terpenting bagaimana kita membuat satu penampilan pertama yang positif sehingga orang mempunyai kesan yang baik pada kita karena pada dasarnya kita diciptakan oleh Allah swt dalam bentuk yang terbaik. Tidak ada di dunia ini yang diciptakan oleh Allah tidak dalam bentuk yang terbaik.

Seperti dalam firman Allah swt, dalam surat At-Tiin :
"Sesungguhnya Kami telah ciptakan manusia dengan bentuk yang sebaik-baiknya" Dalam bahasa arab, kita mengenalnya dengan istilah isim tafdhil, satu kata benda yang berfungsi untuk membuat tingkatan-tingaktan, seperti dalam bahasa inggris kita mengenal dengan istilah "degrees of comparison".

Sahabat, jika nyali ciut dan hanya sebesar semut, sayap lalat pun bisa buat nyali menciut !. Jika sudah begitu, maka kita akan termasuk pada barisan kaum muslimin yang disebut-sebut oleh Muhammad Abduh, "Al-islamumahjubun bil muslimin : keagungan Islam telah terhalangi oleh kualitas umat Islam itu sendiri". Nah! Ayo sahabatku bangkitlah, bangunlah kembali jiwamu untuk berkarya. Dengan begitu, topan terdasyat, ombat yang dras tidak bisa mengalahkanmu, mereka tidak akan berkutik jikalau kita semangat, berkeyakinan penuh dan gairah itu menghujam besar di dada. Rasakanlah sahabat fillah. Seperti api yang panas berkorbar.

"No Pain No Gain. Jika kita tidak bersusah payah sedikit maka tidak akan mencapai keberhasilan". Pepatah arab mengatakan, Man jadda wajada, Barang siapa bersungguh-sungguh niscaya akan berhasil. Allah juga berfirman : "... Karena sessungguhnya sesudah kesulitan itu ada kemudahan. Sesungguhnya sesudah kesulitan itu ada kemudahan"(QS. Al-Insyirah : 5-6). nah, apakah masih merasa terhambat lagi nih untuk berkarya. Sahabat, dibalik permasalah ada solusi atau jalan keluar. DIbalik sedih ada gembira. Begitu juga ada siang, ada malam. Ada menangis, ad atertawa. Di balik kesulitan yang mengahdang, pasti ada kemudahan. Dibalik membaca, ada menulis. Sahabat, apa sih yang tidak mungkin bagi Allah? Kalau Dia udah berkehendak, kekuatan manakah yang akan menghadangnya. Everything is possible if u believe in Allah

Sahabat, belajar itu tidak dipengaruhi oleh umur karena manusia memiliki kelebihan yaitu LAD (Language Acquisition Device). Selama masih ada niat, maka teruslah bergerak maju ke depan. Umur kita semakin lama berkurang, hidup di dunia ini. Sudahkah kita mengisi dan memberikannya arti/makna prestasi amal untuk bekal di hari akhir. Semangat ya terus berkarya. Semoga Allah senantiasa Ridhoi setiap langkah dan keputusan yang kita ambil. Ma’annajah.

John W. Newbern memberikan penuturan bahwa manusia itu terbagi menjadi tiga kategori yaitu :
1. Mereka yang membuat sesuatu terjadi.
2. Mereka yang melihat sesuatu itu terjadi.
3. Mereka yang terkesima dengan apa yang terjadi.

Bila kita melihat kategori diatas, bahwa orang-orang yang menghasilkan karya adalah mereka yang masuk dalam kategori nomor satu. Sedangkan para penonton yang cuma bisa melihat karya itu dan mengendalikan perubahan cuma masuk nomor tiga ataupun nomor dua. Kalau begitu sahabatku, sebagai muslim kita kudu harus banget menjadi kategori nomor satu. Tiada pilihan lagi : mesti berkarya! Senyum dan semangat ^_^.

Mari kita menyimak kisah inspiratif dari sosok yang berpengaruh dalam dunia Islam lewat karya-karya mereka, salah satunya adalah Imam Bukhari. Siapa yang ga kenal dengan beliau pengarang dari kitab yang paling shahih. Lalu, apa yang membuat beliau menjadi muhaditsin (ahli hadits) masyur hingga sampai sekarang dan kita sering mendengar namanya disebut walaupun beratus-ratus tahun yang lalu beliau telah meninggalkan dunia? Gurunya, Imam Ishaq bin Ruhawaih pernah bertutur, "Andai saja di antara kalian ada yang mengumpulkan hadits-hadits nabi yang shahih kemudian menuliskannya dalam satu kitab.." Kata sang guru beranda-andai penuh harap.

Tiba-tiba saja tuturan sejak gurunya tersebut menjadi inspirasi segar yang mewangi pula. Imam Bukhari pun tergugah. Semangatnya membumbung tinggi ke angkasa. Asanya menggelorakan langit jiwanya. Ada kobar jiwa yang tidak bisa di padamnya. Ia mengesa azzamnya. Ia mewujjudkan angannya. Demi kebaikan. Untuk ummat, untuk semesta. Lalu beliaulah yang akhirnya mewujudkan harapan gurunya tersebut. karena Imam Bukhari tahu bahwa harapan gurunya adalah karya yang senantiasa ditunggu-tunggu ummat. maka sejarah menterakan sebuah deretan kalimat indah sebagaimana kesepakatan para ulama : Kitab Shahih Bukhari adalah kitab yang paling shahih setelah Kitabullah Al-Qur'an. Subhanallah...

"Bangkitlah hati bersama cahaya yang bersinar. Kembangkan sayap-sayapmu hingga malam berlalu dan tibanya fajar, akan di sambut dengan senyuman dan lafaz ayat suci-Mu sebagai tanda syukur kebahagiaan . Setetes air mata mensucikan jiwa dan pikiran sebagai tanda rindu dan cintaku pada-Nya"

Lelahnya jiwa bukan berarti menghancurkan semangat kita dalam berkarya.
Sakitnya fisik bukan berarti membuat kita malas
Kecewanya hati bukan berarti membuat kita mundur
Karena Allah selalu ada di hati kita
Selalu menemani langkah kita
Selalu memberi motivasi bagi kita
Selalu menjadi ilmu penerang jiwa kita

Gagal bukan berati kita menyerah
Gagal itu awal kita belajar
Semangat menulis karena semangat membaca
Menikmati waktu maka menikmati anugerahNya
Menyibukkan diri dengan kebenaran maka akan menjauhi kita dari kebathilan
Melakukan aktivitas dengan penuh cinta maka akan membangkitkan semangat dan gairah

Jika kita berhasil, teruslah berkarya.
Jika kita gagal, teruslah berkarya
JIka kita tertarik, teruslah berkarya
Jika kita bosan teruslah berkarya
Jika kita terjatuh, teruslah berkarya
Jika kita lemah teruslah berkarya

Janganlah kita bersedih. Janganlah bermalas-malasan. Janganlah menyia-nyiakan setiap waktu dan nafas kita. Hidup ini cuman sebentar sahabat. Bentar susah, bentar senang, bentar sedih, bentar bokek, bentar tajir. Bentar biasa-biasa aja, bentar lagi, kamu jadi luar biasa. Semangat.. Allahu Akbar..

Sahabat, diakhir tulisan evi memberikan pesan. jadilah muslim padat karya. karena dia yang mampu dengan tabah menaklukan setiap tantangan hidup. Masalah dalam kehidupan pasti datang. Berkaryalah seunggul-unggulnya.

"Demi masa. Sesungguhnya manusia dalam kerugian, kecuali orang-orang yang beriman dan mengerjakan kebajikan serta saling menasehati untuk kebenaran dan saling menasehati untuk kesabaran" (QS. Al'Asr [103] : 1-3)

Semoga apa yang evi sampaikan di atas bermanfaat bagi kita semua. Terima kasih telah membaca semua note-note evi dan comment-commentnya yang memberikan evi semangat untuk terus menulis, membaca dan berusaha untuk berkarya. Terima kasih juga buat semua sahabat yang menyelipkan nama evi di do'a kalian semua, begitu juga dengan Evi. Karena kita semua adalah bersaudara. Sahabat, teruslah berkarya, buatlah perencanaan dan tujuan dalam hidup kita agar mendapatkan ridhoNya, rahmatNya dan berkah-Nya. Jikalau evi ada salah dalam kata atau tulisan, evi mohon maaf.. Uhibbukum fillah..

Semangat dan sukses selalu ya sahabat...

Kata itu pedang
lincahnya menggunakan karena biasa,
runcingnya ujung karena terasah,
tajamnya ayunan di setiap sisi
karena ilmu dna hidupnya jiwa

"Your altitude does not depend on your aptitude, but depend on your attitude, so you can make attitude, ketinggian Anda atau harga diri Anda tidak ditentukan oleh bakat, posisi, jabatan, dan harta Anda, tapi terlihat pada sikap Anda"

Lakukanlah The Power of change, perubahan dari zona nyaman ke zona tidak nyaman yang arahnya positif. Buka mata kita, buka telinga kita dan perkuat radar kepekaan kita. Setiap ada hal-hal negatif segera kita benahi dan luruskan. Hidup adalah perjuangan sobat. Tidak ada hidup tanpa perjuangan. Tetapi dalam perjuangan itu, kita akan menemukan bentuk pengorbanan yaitu harga yang harus di bayar untuk memperoleh sebuah keberhasilan. Semua akan terjadi apabila kita mau fokuskan seluruh pikiran, tenaga dan waktu kita untuk satu kebaikan yang lebih jauh. Bukan jangaka pendek sobat, tapi jangka panjang. Mari kita investasikan tenaga, pikiran dan perasaan kita untuk tujuan yang lebih jauh, untuk akhirat kita dan masa depan kita sehingga melahirkan kekuatan suatu kekuatan yang jauh lebih dasyat dibandingkan kalau kita tidak fokuskan.

Kata-kata ini yang selalu menjadi motivasi bagi evi, juga untuk semua sahabat fillah 3P : Positif mind, Positive emotion, Positive Motion, Pikirannya positif, Emosi (perasaan) nya positif dan gerakannya pun positif. 

Ada baiknya jika anda mau meninggalkan kritik dan saran, Demi meningkatkan Blog ini. Namun jangan pernah untuk mencoba meninggalkan jejak spam anda disini.
EmoticonEmoticon